Tips ke Bali murah ala backpacker

Tips ke Bali murah ala Backpacker


Kali ini saya akan berbagi pengalaman tentang tips backpacker dari Jakarta ke Bali dengan budget yang minim. Sebelumnya saya sudah pernah ke Bali, namun ingin mencoba tantangan dengan budget yang relatif agak sedikit. Berangkat dari niat tersebut, saya mulai mencoba mencari informasi mengenai keberangkatan dari Jakarta ke Bali. Awalnya saya cek di Traveloka untuk tiket pesawat, yang harganya rata-rata pada waktu itu sebesar Rp 600ribuan. Lalu saya memutuskan untuk naik Kereta Api saja, karena harganya relatif lebih terjangkau dibandingkan naik pesawat, namun konsekuensinya adalah waktu tempuh yang lebih lama. Saya memesan Tiket Kereta Api yang paling murah, waktu itu sebesar Rp 104.000, untuk Jurusan Pasar Senen (Jakarta) menuju Stasiun Gubeng (Surabaya). Dan saya juga memesan kereta Api jurusan Stasiun Gubeng menuju Stasiun Banyuwangi Baru.
Background Gunung Agung, Bali
Gambar di atas adalah pemandangan sebuah Desa di kaki Gunung Agung, Bali. Letaknya di Kabupaten Karangasem. Seorang peternak yang sedang membawa dedaunan untuk memberi makan sapinya, karena pada saat itu lagi musim kemarau, rerumputan banyak yang mati sehingga seorang peternak sapi sengaja mengambil dedauanan dari sebuah pohon.
1. Tips Transportasi :
  • St. Pasar Senen - St. Gubeng naik kereta Gaya Baru Malam Selatan : Rp 104.000
  • St. Gubeng - St. Banyuwangi Baru naik kereta Probowangi : Rp 56.000
  • Bus Damri Jurusan Banyuwangi-Denpasar : Rp 50.000
Saya dan teman saya berangkat dari St.Senen pada pukul 10:15 WIB dan waktu tiba di Stasiun Gubeng Surabaya sekitar Pukul setengah 2 pagi harinya. Kemudian menunggu di stasiun Gubeng kurang lebih 3 jam untuk menunggu jadwal keberangkatan Kereta Probowangi. Waktu 3 jam ini adalah baik untuk spare waktu, karena kadang-kadang jadwal tiba kereta bisa sedikit terlambat. Dan Anda juga bisa memiliki waktu untuk istrahat sebentar, mandi, sholat ataupun makan. Hal yang saya suka ketika naik kereta adalah bisa menikmati pemandangan selama perjalanan, seperti  pemandangan alam, sawah yang menghijau, ataupun gunung-gunung yang nampak dari kejauhan. Di samping itu juga pelayanan pihak Kereta Api Indonesia (KAI) juga lumayan bagus, ada pramugari kereta yang menawarkan makanan, nasi, dan air mineral di dalam kereta selama perjalanan. 

Waktu tiba di Stasiun Banyuwangi Baru sekitar pukul 11:00 WIB siang, kemudian saya dan teman mencari tempat makan siang di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, By The Way, letak pelabuhan Ketapang tidak jauh dengan stasiun Banyuwangi Baru, cukup jalan kaki atau juga bisa menggunakan jasa becak. Total makan dan minum selama perjalanan Rp 75.000. Selanjutnya naik Bus Damri dari Pelabuhan Ketapang menuju Kota Denpasar Bali. Waktu tempuh Ketapang-Denpasar sekitar 3 jam perjalanan. Dan setelah sampai di Kota Denpasar Bali, rasanya senang banget setelah menjalani perjalanan total lebih dari 24 jam dari Jakarta.  Waktu tiba di Denpasar sekitar sore hari, dan saya langsung pesan grab menuju tempat rental Motor, yang sebelumnya saya sudah janjian.
2. Tips Transportasi di Bali :
Sebetulnya ada beberapa alternatif untuk transportasi di Bali, saya sendiri menyewa motor karena harganya relatif terjangkau dan lebih enak mau kemana-mana, bisa nyelip tanpa kena kemacetan. Saya rental motor di AGV Rental Motor, Kute. Harga rata-rata rental motor di Bali mulai Rp 50.000 perharinya. Persyaratannya juga gampang, cukup foto KTP dan SIM. Karena saya rental motor, selama 1 minggu jadi saya dikasih diskon oleh yang punya Rental. Intinya kalau sudah ada kendaraan, bepergian kemana aja jadi mudah dan gampang, tinggal isi bensin saja. 

Klik dan cek di link berikut ini untuk informasi mengenai "Harga Sewa Motor di Bali
  • Mio/Vario : Rp 50.000 /hari
  • Honda Beat : Rp 60.000/hari
  • Honda Scoopy : Rp 70.000/hari
Saya sendiri memilih motor Honda Scoopy, dan setelah itu pergi mengisi Pertalite ke SPBU sebesar Rp 20.000. Dari tempat rental motor, saya dan teman menuju Hostel yang sebelumnya sudah saya booking Via Traveloka, sebesar Rp 69.000/malam. Harga Hostel di Bali, bervariasi mulai Rp 45.000 permalamnya hingga Rp 120.000. Saya sendiri memilih Nine Dollar Hostel, karena harganya lumayan terjangkau dan lokasinya strategis. Ada beberapa tempat makan di sekitar Hostel ini, laundry dan juga sangat dekat dengan Pantai Kute. Saya mendapatkan free 1 malam di Nine Dollar Hostel, karena saya memesan 7 hari. Hostel merupakan alternatif untuk akomodasi bagi para Traveller.
3. Tips Akomodasi :
Hostel permalam di Bali Rp 69.000/malam
4. Tips Makan :
Next, hari keduanya saya pergi ke beberapa tempat wisata di Bali bersama teman, diantara ke Tegalalang Rice, Air Terjun Tegenungan dan Sorenya menikmati Sunset di Pantai Batu Belig. Ada banyak tempat wisata di Bali, dan harga tiket masuknya masih terjangkau. tapi saya senang kalau ada tempat masuk yang Free, hehehe... dan di Bali tukang parkir nya tidak begitu menjamur seperti di Jakarta pada umumnya, hanya di beberapa tempat saja.  Pada pagi harinya sebelum berangkat, saya menuju sebuah warung nasi untuk sarapan. Harganya masih terjangkau, habis sekitar Rp 15.000 sekali makan dan itu sudah dapat nasi sayur, plus lauknya ayam.

Ada beberapa warung makan yang harganya masih terjangkau, bahkan di sekitar Kute-Legian, kalian akan sering menjumpainya. Rata-rata sekali makan : Rp 15.000-Rp 20.000, dan kalau dikali makan 3 kali sehari maka total sekitar Rp 45.000 sd Rp 60.000 perhari. 
5. Tips Wisata :
Di pagi hari yang cerah itu saya dan teman pergi ke daerah Gianyar, untuk menikmati suasana pagi di Tegalalang Rice. Tiket masuk Tegalalang Rice sebesar Rp 10.000 sudah termasuk parkir. di Kawasan Tegalalang rice juga terdapat penyewaan ayunan (optional), sewa ayunan Rp 150.000. Rasanya seru menikmati udara pagi di Tegalalng Rice, berjalan naik dan turun di pematang sawah, sembari menyaksikan petani yang sedang menanam padi.
Tegalalang Rice
Tegalalang Rice adalah salah satu objek wisata yang menarik untuk dikunjungi, bahkan banyak tourist mancanegara yang ke sini, pemandangan alam dengan sistem irigasi terasiring di Desa Tegalalang. Tegalalang Rice merupakan salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO.

Location: Jl. Raya Tegallalang, Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali

Selanjutnya, saya dan teman melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Tegenungan, tiket masuk air terjun tegenungan sebesar Rp 15.000/orang. Dan sore harinya saya kembali ke arah pulang, namun yang menarik pada saat pulang saya sengaja memilih jalur yang melewati To Laut Bali. Menariknya Tol ini menyediakan jalur untuk sepeda motor. Harga untuk masuk Tol ini bagi pengguna sepeda motor sebesar Rp 4500 menggunakan e-toll. Sebelum pulang, saya mampir ke Pantai Batu belig bersama teman untuk menikmati sunset. Untuk masuk area pantai Batu Belig ini tidak bayar.
Sunset di Pantai Batu Belig

"What a beautifull way to end the day"

Pantai Batu Belig merupakan sebuah pantai yang indah untuk menikmati sunset,  bermain layang-layang & kegiatan lain, dengan kafe & bar di dekatnya. Saya di sini bermain bola di Pantai bersama-sama bule-bule dan beberapa orang indo. Pantainya yang bersih, pasir putih dan gelombang ombak yang sedang, serasa luar biasanya sore itu.

Location : Jalan Batu Belig, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Indonesia

Begitulah cerita singkat hari pertama dari perjalanan yang menyenangkan ini, next masih banyak cerita mengenai keindahan alam dan budaya Bali, dan saya rasa belum cukup waktu satu minggu untuk berkeliling sampai ke pelosok dan pedalaman Bali, yang lebih eksotis lagi. Namun one day, saya akan kembali lagi dengan cara dan tantangan yang berbeda.

Berikut ringkasan mengenai "Tips Hemat ke Bali ala Backpacker" selama 1 minggu saya di Bali :
  • Transportasi Kereta : Rp 104.000 + Rp 56.000
  • Bus Damri : 50.000
  • Makan dan minum di perjalanan : Rp 75.000
  • Ongkos grab dari terminal bus ke tempat rental motor : Rp 15.000, Jadi total Rp 250.000, dan untuk biaya pulang pergi dikali 2, Rp 250.000 x 2 (PP) : Rp 500.000
  • Akomodasi (Hostel) : Rp 70.000/malam, Tototalnya dikali 7 untuk 7 malam, Rp 70.000 x 7 malam : Rp 490.000
  • Makan perhari kurang lebih Rp 45.000 sd Rp 60.000, Total untuk makan 7 hari : 7 x  45.000 : Rp 315.000
  • Sewa Motor & Bensin : Rp 50.000 hari plus bensin Rp 20.000/hari, Totalnya : 7 hari x Rp 70.000 : Rp 490.000
  • Tiket Wisata untuk 3 lokasi rata-rata : Rp 50.000, Dan untuk 7 hari totalnya : 7 x Rp 50.000 : Rp 350.000
  • Oleh-oleh yang besarnya bisa berbeda jauh untuk setiap orangnya, saya mengasumsikan besarnya biaya untuk oleh-oleh adalah Rp 500.000
Jadi total semua biayanya selama satu minggu di Bali, mulai dari transportasi, makan, penginapan dan wisata untuk satu orang adalah sebesar Rp 2.645.000. 😉🌝

* Travel is the 0nly thing you buy that makes you richer *
-Unknown