Pura Lempuyang Luhur Kabupaten Karangasem Bali

Pura Lempuyang Luhur Kabupaten Karangasem Bali


Sebelum perjalanan menuju Pura Lempuyang, saya sengaja bermalam di rumah teman saya di Sebuah Desa di Kabupaten Karangasem, Bali. Karena lokasi Pura Lempuyang relatif lebih mudah dijangkau dari Karangasem, yaitu memerlukan waktu sekitar 1 jam. Dan bila Anda jalan dari Kota Denpasar atau Kute menuju Pura Lempuyang Amlapura akan memerlukan waktu kurang lebih 3 jam berkendara. Berikut pengalaman saya sepanjang perjalanan menuju Pura yang dikenal dengan julukan "The Gate of Heaven" itu. Di pagi harinya saya jalan-jalan di sebuah Desa yang indah di Kaki Gunung Agung, dan pada siang harinya saya bersantai di tepi Pantai Baturinggit, kemudian sekitar jam 2 sore saya baru melanjutkan perjalanan ke Amlapura.

Sebuah Desa Indah di Bali

Background Gunung Agung, Bali

Terdapat sebuah Desa yang sangat indah di Bali, ketika itu saya sedang liburan ke Bali dan berkunjung ke rumah teman saya yang Notabene asli Bali. Desa itu terletak di Kabupaten Karangasem Bali, pemandangannya sangat indah dan suatu kenangan yang tak terlupakan tentunya. 


Desa indah itu terletak di kaki Gunung Agung, Bali. (Background of Mount Agung), sungguh indahnya Desa tersebut, apalagi pada saat foto ini diambil di pagi hari yang cerah. Matahari yang mulai menerangi Desa dari arah timur, memancarkan cahaya yang menakjubkan. Rerumputan waktu itu sedang bewarna kecoklatan dan sedang tidak bewarna hijau, karena kekurangan air pada saat musim kemarau. Saya bangun pagi-pagi dan sengaja berjalan-jalan kaki di Desa yang indah ini. Sekitar jam 6 pagi waktu Indonesia bagian tengah (WITA), saya berjalan manapaki jalan aspal kecil yang mulus dan tak berlobang. Suasana pagi hari yang tenang, sekali-kali ada penduduk Desa yang lewat.

Saya sungguh excited dan senang sekali, ketika beberapa hari tinggal di Desa ini menginap di sebuah rumah milik teman saya sewaktu kuliah. Di pagi hari yang cerah itu, saya berjalan kaki menelusuri jalan pedesaan yang indah tersebut. Sungguh, suasana yang sangat jarang, bahkan belum pernah saya rasakan sebelumnya karena mungkin selama ini saya terlalu sibuk bekerja di Kota. Alhamdulillah saya dapat menikmati keindahan Gunung Agung dari sisi yang berbeda, dari sebuah sudut pandang di sebuah Desa yang penduduknya ramah-ramah, dan open.
Peternak dan Background Gunung Agung
Di sela perjalanan, saya melihat ada seorang peternak sapi yang sedang membawa dedaunan hijau untuk makanan sapinya. Waktu itu musim hujan belum tiba dan rerumputan menjadi mati karena kekurangan air. Gambar di atas menampilkan seorang peternak yang sedang membawa dedauanan menggunakan sebuah motor. Pagi hari dan sore merupakan waktu yang tepat untuk jalan-jalan menikmati pemandangan di sekitar Desa, yang terletak di kaki Gunung Agung ini. Karena kalau pas siang agak panas dan terik, apalagi pada saat musim kemarau.

Pantai Baturinggit

Tidak jauh dari Desa Indah di kaki Gunung Agung itu, terdapat sebuah pantai yang airnya kebiruan dan tempat berlabuhnya beberapa kapal nelayan penangkap ikan. Waktu siang itu saya bersama penduduk Lokal pergi ke sebuah Pantai, yang bernama Pantai Baturinggit.

Pada saat siang hari yang cerah itu, saya duduk di sebuah tempat berdekatan dengan pohon-pohon kelapa dan menikmati udara sepoi-sepoi di tepi pantai, sembari melihat pemandangan laut yang sangat indah. Pantai Baturinggit ini berbeda layaknya Pantai-pantai di Bali lainnya, pantai ini sepertinya jarang dikunjungi wisatawan. Namun terdapat beberapa Kapal Nelayan penangkap ikan. Pada saat di Desa ini, saya sering makan ikan hasil tangkapan nelayan. 
Pantai Baturinggit
Di tepi pantai ini terdapat bebatuan dan tidak begitu banyak pasirnya. Saya kurang lebih 1 jam bersantai di tepi Pantai Baturinggit ini, karena tempatnya yang sepi dan juga udara yang sepoi-sepoi saya hampir tertidur di sebuah tempat nelayan. Namun, karena saya masih ada planing untuk explore Karangasem jadinya siang itu saya kembali jalan. Selanjutnya saya jalan ke Amlapura, tempat tujuan adalah Pura Lempuyang dan pemandangan Panggi Karangasem, sebuah Desa yang terdapat persawahan dengan bakcground Gunung Agung. Sungguh indah sekali perjalanan ini...

Pura Lempuyang, Amlapura

Selama perjalanan dari Karangasem menuju Amlapura saya menjumpai banyak persawahan yang sangat indah di pinggir jalan, berikut ini gambar persawahan di Amlapura dengan background Gunung Agung.
Pura Lempuyang, terletak di Amlapura Bali, posisinya kalau di Peta adalah paling ujung Pulau Bali arah ke timur. Waktu yang di tempuh dari kota Denpasar atau sekitar Kute, menuju Amlapura adalah selama kurang lebih 3 jam. Namun waktu itu, karena saya stay di sebuah rumah teman saya di Karangasem jadi tidak begitu jauh. 
Pura lempuyang

Saya sampai di Pura Lempuyang udah agak sorean, namun pemandangan di Puncak Pura Lempuyang sangatlah indah pada sore hari. Foto di atas diambil tepat saatnya sore hari, ketika matahari mulai terbenam di belakang Gunung Agung. Pemandangannya di Pure yang terkenal dengan julukan "the Gate of Heaven" ini sangat indah sekali. 
Pura lempuyang

Waww..., saya sangat takjub dengan keindahan Bali ini, mulai dari keindahan alamnya hingga keunikan Budayanya. Di sini sebetulnya masih terdapat beberapa Pura lagi, kalau misalkan waktu itu masih belum sore banget, mungkin saya akan terus berjalan ke atasnya lagi. Menurut info di atas nya   Pura Lempuyang ada beberapa Pura lagi. 

Tips Traveller :

  • Anda bisa datang ke Pura lempuyang ini Weekdays ataupun Weekend, namun Hindari pada saat ada Upacara atau Acara keagamaan.
  • Pura Lempuyang buka jam berapa ? ; Tidak ada jam buka tutup, namun disarankan pagi untuk mendakinya. Dan khusus untuk persembahyangan tergantung ada atau tidaknya kegiatan, atau bisa langsung menghubungi pemangku pura melalui penjaga Pura.
  • Lokasi Pura Lempuyang : Amlapura, Bali
  • Yang perlu disiapkan adalah biaya untuk parkir motor atau mobil, kemudian Pada saat di Pos, sebelum memasuki Kawasan Pura Lempuyang Anda akan menyewa sarung sebesar Rp 10.000 dan memberikan sumbangan (seikhlasnya). dan Sebagai informasi tambahan, untuk pengunjung yang menggunakan Mobil akan parkir di bawah, dan untuk menuju ke atasnya atau ke Pura Anda akan diantar mengunakan mobil pick up yang sudah disediakan pihak panitia. Sedangkan untuk pengunjung yang menggunakan sepeda motor akan langsung menuju parkir atas Pura Lempuyang. 
  • Waktu yang tepat untuk mengambil foto adalah pagi, pada saat belum begitu ramai pengunjung. untuk menghindari antrean pada saat mengambil foto di "Gate of Heaven".